Kuliah di Luar Negri #Part 2

Assalamu'alaikum...
Today, I am so excited!, setelah satu minggu menulis tulisan tentang kuliah di luar negri part 1, sangat banyak yang membaca dan sepertinya akan seru jika dilanjutkan di part ke dua. Jadi, di tulisan kali ini aku akan melanjutkan pertanyaan-pertanyaan umum yang ditanyakan oleh adik-adik kelas tentang "Kuliah di luar negri". Let's get started!

1. Apa syarat untuk kuliah di Luar negri?
Syarat utama untuk kuliah tentu saja diterima di kampus universitas. Kita bisa mendaftar secara online dari Negara tempat kita tinggal. Tidak perlu repot-repot membeli tiket pesawat. Zaman now sudah canggih, gunakan internet untuk mencari informasi, teman dan saran. Ada banyak tips untuk kuliah di luar negeri, juga berbagai pengalaman yang dibagikan oleh orang-orang yang telah mendapatkan beasiswa di luar negri.

Syarat kedua, yang sangat crucial, bagiku adalah biaya. Karena, aku berasal dari keluarga yang sederhana.. tentu melanjutkan kuliah adalah hal yang tidak mudah, jangankan di luar negri, di dalam negri saja aku harus berfikir dua kali. Alhamdulillah, jika kita niatkan diri kita untuk mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya, maka akan ada banyak jalan yang bisa kita tempuh untuk mencapainya, tentunya dengan bantuan Allah SWT. Intinya, kita bisa mendapatkan dana kuliah dan juga dana tunjangan hidup melalui beasiswa. Untuk Australia, ada jalur LPDP yang diberikan oleh pemerintah Indonesia. Ada juga Australia Awards, yang memberikan beasiswa kepada beberapa Negara berkembang seperti Indonesia, India dan Bangladesh. Nah, selama aku disini.. aku juga baru tahu ada banyak beasiswa selain dua beasiswa tersebut, biasanya beasiswa diberikan oleh Bank, Kantor tempat mereka bekerja dan juga beasiswa dari Universitas yang dituju.

Ditambah lagi, ada juga mahasiswa yang membayar biaya sendiri. Tentu saja, untuk memulai perkuliahan dibutuhkan dana yang cukup besar.. seperti membayar sewa rumah, semester awal, transportasi, makan, dan asuransi. Walaupun begitu, aku yakin tidak semua dari mereka yang hanya menerima uang dari orang tua. Beberapa mahasiswa juga bekerja untuk mencukupi kebutuhan. Eits, jangan salah,,.. walaupun biaya disini sangat mahal, jika kita bekerja disini juga digaji cukup tinggi. Jika biaya bulanan sebenar A$1500 perbulan, maka apabila kita bekerja menjadi pengantar koran dipagi hari misalnya, kita bisa mendapatkan sekitar $18 sampai $22 perjam. Dalam satu hari, biasanya mereka bekerja selama 3 jam. Which means kalo sehari mereka mendapatkan sekitar $60 dan sebulan sekitar $1800. Nah, tinggal mencari pekerjaan lain disiang atau sore hari untuk membayar biaya kuliah. Well, biaya hidup perbulan juga tergantung lokasi tempat tinggal. untuk di pusat kota Melbourne, mungkin biaya yang dibutuhkan disana lebih tinggi.. sekitar $2000 sampai $2500. Tapi, once more.. seperti kata pepatah, disitu ada kemauan, pasti ada jalan.

Karenanya, butuh kesiapan untuk kuliah di luar negri. Entah itu dari segi akademik, biaya dan juga mental. Selalu tekadkan diri untuk terus belajar karena ada banyak hal yang berbeda seperti budaya dan juga kebiasaan.

Alhamdulillah, beasiswa yang kuterima saat ini memberikan biaya yang cukup untuk hidup di Australia. Tentunya, dengan syarat aku harus fokus pada bidang yang sedang aku jalani, meningkatkan kualitas dan juga melakukan yang terbaik selama berada disini. Semoga, kalian dan tentunya aku, juga bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin, berinvestasi untuk masa depan agar lebih baik dan lebih baik lagi, Amin ya rabbil alamin.

Hal yang paling penting adalah selalu bekerja keras, tetap berfikiran positif terhadap apa yang ada pada kita. Terkadang, kita tidak mampu melihat potensi diri sendiri karena merasa 'sudah terlambat', karena melihat orang lain berada di depan kita. Padahal itu tidak benar, kita memiliki musimnya sendiri-sendiri. Pada saat musim itu datang, maka mahkota yang kita miliki pun akan berbunga dan bermekaran dengan indahnya. Jangan pernah menyerah, dan selalu berusaha untuk melakukan hal terbaik disetiap kesempatan yang menghampiri. Selalu bersyukur kepada Allah dan yakin bahwa Allah menginginkan yang terbaik untuk kita. Pun, ketika keinginan itu muncul dihati kita, adalah nikmat yang diberikan oleh Allah agar kita berusaha untuk menjemput rezekinya. Jadi, teruslah berusaha :)

Once again, terimakasih sudah membaca tulisanku. it is an honour to share it to you. untuk kali ini satu pertanyaan dulu yah... I'll keep continue to write this section. So, if you have any questions, just write in the comment below. Cheers,

Keep positive everyone!

Comments

Popular Posts