Powered by Blogger.

Wednesday, 11 January 2017

Suatu Ketika

Suatu ketika, aku berjalan dan tak tahu bahwa semuanya telah direncanakan sejak awal
pun, aku tak melihat gerakan yang kulakukan, keputusan yang kuambil. semuanya untuk sebuah kebaikan. sebuah rencana kebaikan yang sangat indah.

Suatu ketika, aku berjalan dan tak tahu apa yang harus aku lakukan. aku tersesat. aku marah. apa yang aku fikirkan tak sesuai dengan kenyataan. ekspektasiku yang terlalu berlebihan. aku melihat kebelakang, memanglah benar. aku yang harus mengubah diriku sendiri. semuanya belum terlambat. masih ada banyak waktu untuk melakukannya. namun, aku tak ingin terlena. aku akan melakukan apa yang kuinginkan. aku akan mencoba untuk melakukan yang terbaik yang aku bisa.

melakukan yang terbaik.

Aku masih ingat apa itu melakukan yang terbaik. Pasrah dan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh. tidak penah menyerah walau kita telah diperbatasan akhir. masih ada jalan. karena semuanya telah direncanakan sejak awal. kitalah yang mencari, dimana keajaiban itu tersimpan. dimana, hal yang kita cari-cari itu tersimpan.

Suatu ketika, aku merasa bahwa apa yang kulakukan sudah sangat baik. apa yang kulakukan adalah terbaik. aku kembali melihat kebelakang dan berterimakasih kepada diriku sendiri dimasa lalu. jika bisa, aku ingin memeluknya dan mengatakan terimakasih. Mengatakan terimakasih sudah berserah diri dalam segala keterbatasan. terimakasih sudah berusaha yang terbaik.

Suatu ketika, aku merasa bahwa aku pun ingin melakukan yang terbaik untuk masa depanku. Agar ia pun bangga kepadaku saat ini. masa lalunya. Aku ingin yang terbaik, saat ia berada di dunia ini. Pun, saat di tempat yang lain.

Suatu ketika, aku merasa bahwa aku sungguh bangga pada diriku. Karena aku mampu tersenyum dalam gelapnya malam. mampu tertawa saat orang lain menertawakan. mampu bertahan saat hati terus menangis. tetap bangkit saat situasi tak terlihat mendukung. Tetap percaya, walau oranglain mengatakan tidak bisa. tetap melakukannya, saat oranglain sudah menyerah. tetap bertahan dan tetap ingin menjadi lebih baik. terus dan terus.

suatu ketika, aku merasa bahwa kehidupan ini benar-benar ajaib.

suatu ketika, aku merasa bahwa kehidupan ini benar-benar indah.

suatu ketika, aku merasa bahwa kehidupan ini adalah sahabat terbaik, bumi ini adalah tempat yang sangat ramah. semua pepohonan, burung-burung, langit, awan, angin. mereka bergerak mengikuti aturannya.

suatu ketika, pun aku merasa bahwa kehidupan ini tidak lagi asyik, seperti itu-itu saja.

suatu ketika, aku merasa kembali lagi dan menyadari bahwa kehidupan ini adalah karunia terbaik yang diberikan oleh Allah S.w.t

kalau saja

Kalau saja, kita menyadari betapa beruntungnya kita

betapa kita ada pilihan-pilihan terbaik

kita terpilih untuk dapat menjalani, "Suatu Ketika"

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About