Powered by Blogger.

Saturday, 16 July 2016

Beasiswa LPDP Part 2 (I am here! in Australia)

Hi there!
rasanya sudah sangat teramat lama tidak menulis di blog. well, I am writing with my new laptop loh.. lalala~~~
and I am here, feeling cold but excited with new weather and will start my orientation tomorrow! Alhamdulillah... rasanya, it feels like my dream came true, it's awesome. Alhamdulillah again. :D
ok, so actually mau lanjut cerita tentang beasiswa LPDP kemarin, tapi sudah lupa udah sampai mana. haha. jadi aku akan cerita sedikit tentang perjuanganku setelah lulus berkas administrasi LPDP, yup seleksi wawancara. well, seleksinya di bulan Agustus 2015 ya guys, semoga kalian mendapat manfaat dan bisa mempersiapkan diri dengan baik sehingga lulus seleksi wawancara and be the next awardee. Amin.

jadi, di tahap wawancara yang paling penting adalah mempersiapkan diri. hal-hal kecil yang sangat mempengaruhi seperti kesehatan dan konsentrasi sangat menentukan ya guys. jadi, pastikan tetap menjaga kesehatan, makan makanan sehat dan juga rajin olahraga. I always do jogging for 15 minutes early in the morning just to prepare myself and give a lot of positive thought to myself. well, this is completely work for me so I need to warn you about rahasia kecilku ini.

hal kedua yang tak kalah penting adalah persiapan, yups, sesehat apapun kalian jika tak ada persiapan sama saja. karena itu luangkanlah waktu untuk mempersiapkan diri, list sebanyak mungkin pertanyaan yang akan muncul dari sang pewawancara. questions like why do you apply this scholarship? and what would you do after graduated? why did you choose this field? what's your plan for Indonesia. you must be you, answer all of questions from your heart (halah..)
bagi saya, pertanyaan ini bukan hanya penting untuk menjawab pertanyaan pewawancara, tapi juga lebih ke tujuan hidup yang ada pada diri saya. dengan menjawab pertanyaan dari list yang saya rencanakan saya jadi lebih paham tentang what I want to do and Why I want to do that, selebihnya How I do that ya salah satunya dengan beasiswa ini. so, scholarship is not my purpose but the way to get my purpose. Cihuyyyy...

ya, I still learning. banyak hal yang harus kupelajari disini. I'll be two years in Australia and I hope Allah will ease my way to be somebody, to be stronger, to be smarter, to be more independent, more friendly, communicative, positive and of course be a very good muslimah. I can feel that how Islam can be applied everywhere even with different climate, culture dan setinggi apapun manusia pastilah tubuhnya akan menggapai ujung akhirnya, tersimpan didalam bumi. semoga Allah menjaga hati dan pikiran ini tetap dalam jalan yang benar, Amin.

ok, so after preparation kita akan masuk dalam tiga tahap wawancara.
First, verifikasi data. bawa semua data asli yang disyaratkan oleh LPDP, print juga kartu peserta. ga perlu plastik nama, cukup bawa kertasnya saja, bawa dua lebih baik if you always lose the things.

Second, sebenarnya jadwal untuk wawancara berbeda-beda. but I'll order based on my experience. Essay on the spot. akan ada dua tema yang diberikan, kita hanya harus pilih satu dan menulis sekitar dua halaman. yang terpenting adalah bagaimana kita menjabarkan tulisan tersebut. hampir sama seperti writing, paragraph pertama introduction lanjut ke body dan conclusion. nah, di bagian body essay, kita jabarkan tentang tema tersebut tentang bagian yang pro dan kontra (jika kita netral dengan tema tersebut) tapi menuliskan dua hal yang berlawanan ini juga bermanfaat jadi pembaca bisa membandingkan dari dua sudut pandang. dan conclusion tentang pendapat kita apakah pro, kontra atau bisa juga netral. nah, jangan lupa memberikan solusi guys. that would be so helpful dan menurutku hal tersebut adalah nilai tambah bagi tulisan kita.

Third, Group Discussion. ok, I'll give you my tips. Menurutku, Leaderless group discussion adalah tentang etika, dimana ketika kita mendengarkan oranglain berbicara, value dalam diri kita akan meningkat. aku baru sadar hal tersebut disini, sometimes I hate when I speak and people just dont care about what I am talking about I think that's because my fault I said something bored or apa yang kukatakan seems like trash, sedangkan orang-orang yang mendengarkan kita dengan seksama malah kita sangka we are better then them. mindset yang salah memang. so, it's absolutely not like that. ketika kita menunjukkan etika yang baik kepada oranglain siapapun itu, maka kita memberikan pendidikan untuk karakter diri kita sendiri, we value ourselves. kita mengosongkan gelas kita dan membuka fikiran lebih luas lagi.

The last but not least adalah sesi wawancara. yang paling penting disini adalah kita harus menguasai essay yang kita tulis karena tujuan, visi misi dan background kita ada disana. akan ada tiga orang yang mewawancarai, satu orang psikolog dan dua akademisi. nah, jangan harap mereka akan tersenyum riang dan senang selama wawancara berlangsung. mereka akan tanyakan hal-hal detail how to do it, why you choose this, atau tak setuju dengan ide kita. here, jangan panik. tetap tenang dan jelaskan dengan sebaik mungkin. stay positive guys. lagian, they are professionals. mereka tahu apa yang akan kita hadapi dan mereka ingin tahu apakah kita siap dengan hal itu atau tidak, then they'll decide it based on what we have. so, show off but dont be selfish.

ok..
selanjutnya adalah perjuangan yang panjang mendapatkan IELTS. I won't describe it all in here but everything needs process, so berjuanglah. Alhamdulillahnya Allah memudahkan segala perjalanan ini, mulai dari persiapan IELTS, tes IELTS, Loa Unconditional dari Monash University, Visa, Scholarship, Akomodasi, Teman dan keluarga yang friendly, the Weather yang completely cold but lovely, fasilitas yang sangat nyaman, lokasi yang strategis, dan segala hal yang unexpected. Thank you Allah .. love you so, love you more, love you much much more....

Sampai di Australia, Alhamdulillah lancar ( maybe because I came with my friends), melewati imigrasi dan dijemput sama monash pick up service. they give free charge for new students dan langsung diantar sampai kerumah. bahkan drivernya berbaik hati mengantarkan koper sampai kedepan pintu rumah. so lovely.
masa orientasi disini juga sangat bagus, servicenya sangat memuaskan bahkan melebihi ekspektasi. well, I won't too over tetapi yups ya I have learned a lot about something new here. I'll do my best too

finally, Keep positive everyone !

3 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Assalamualaikum kak
    sebelumnya congratulation ya kak bisa dapat beasiswa ke luar negeri, it's such my dream too.
    oya kak kalo saya boleh nanya itu kalo mau dapetin beasiswa lpdp kita harus nyelesain s1 dulu ya?

    terimakasih kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam, Hi Risvan.. selamat hari kemerdekaan!
      wah, bagus kalau kamu punya mimpi yang tinggi, tapi pastikan kamu punya tujuan yang lebih besar, something yang more than move to overseas, karena kuliah mungkin sekitar satu sampai dua tahun, tapi apa yang kamu bawa pulang dari pengalaman itu jauh lebih penting..
      iya, beasiswa LPDP itu khusus untuk S2 dan S3, jadi saat mendaftar harus menggunakan ijazah S1.

      Cheers,

      Delete

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About