Powered by Blogger.

Friday, 20 May 2016

Trying means Nothing to Loose

Nasehat orangtua dulu mengatakan bahwa hanya ada dua kemungkinan saat kita mencoba, berhasil atau belajar.
Setiap kali kita mencoba, maka hasil yang kita dapatkan akan sesuai dengan persiapan kita sebelumnya. Walaupun memang, persiapan yang matang pun seringkali masih saja belum bisa membuat kita merasa puas. Untuk itu, teruslah mencoba, selagi muda. Jangan takut salah. Belajarlah dari kesalahan dan lakukan dengan baik terus dan terus.

Itulah yang terjadi hari ini. Bahwa, saya belajar untuk menerima kesalahan. Belajar untuk menerima keegoisan diri dan belajar untuk lebih baik kedepan dan menjadi orang yang lebih baik.

Percayalah, bahwa setiap kali kesalahan itu terlintas seringkali membuat kita merasa bersalah, padahal kehidupan tidak dapat diulang kembali. teruslah melangkah dan tataplah kedepan. Sadarilah, bahwa apa yang telah terjadi adalah takdir Allah yang tak bisa kita ubah. Namun, kita harus merespon kejadian tersebut dengan berfikir positif dan menjadikan sebagai pembelajaran kedepan. Agar waktu  kita menjadi sangat berharga lagi dan lagi.

 Sekolah kehidupan tidak akan menuntut kita untuk paham, sekolah kehidupan akan membuat kita menyadari dengan sendiri, dengan ijin Allah tentunya.

Satu hal yang membuat saya selalu terdiam dan merasa tenang saat masalah melanda adalah ayat suci Al-qur’an. Memang itu adalah obat hati terbaik yang pernah ada di dunia. seberat apapun kejadian yang menimpa atau ujian yang dihadapi, selalu Al-qur’an menjadi penyembuh hati yang sedang sakit, pikiran yang sedang galau dan gundah gulana yang melanda #Halah,,,...

Ketika kita merasa gagal atau bahasa gaulnya belajar, kita seringkali mencari tempat yang nyaman yang bisa membuat kita merasa lebih baik. Awalnya, saya mencoba untuk “koro-koro”. Yang kalau kata anak muda yang mengatasnamakan trend sekarang ini, koro-koro bisa membuat stress menjadi hilang. Namun, tetap saja, saat saya teringat dengan kesalahan sebelumnya yang tidak bisa saya ubah untuk memperbaikinya, perasaannya tetap sama.

Lalu, saya coba untuk tidur-tiduran sambil menonton televisi, film korea ataupun apapun yang membuat tertawa. Tetap saja, malah membuat kepala menjadi semakin pusing.

Sekali lagi, saat kita mendengarkan Al-qur’an hati menjadi tenang, fikiran terbuka luas  bahwa kehidupan ini bukanhanya dunia saja, bahwa apa yang terjadi hari ini bukanlah masalah besar. Mungkin, akan menjadi masalah untuk kedepannya entah itu akan terjadi atau tidak. Tak ada yang tahu, bisa jadi hanya ketakutan semu. Tapi, saat saya teringat lagi maka saya menjadi lebih kuat dan masalah itu hanyalah setetes tinta hitam yang jatuh di samudra kehidupan saya yang luas. tak tampak karena saya menyadari bahwa banyak sekali keindahan yang disekeliling yang tak terlihat jika saya hanya tertunduk meratapi tinta hitam yang tercebur di samudra luas itu.

Ketika kita mencoba dan gagal, bukan berarti itu gagal. Tapi kita telah mencoba dan belajar agar kita belajar lagi dan lagi dan mengasah kemampuan menjadi lebih baik. Maka lihatlah, jika setiap dari kita berani untuk mencoba dan melihat hasil sebagai keberhasilan atau pembelajaran, sebulan, setahun atau lima tahun lagi, mungkin kita bisa menjadi master dibidangnya.

Keep positive Everyone!!

Ganbattte !!

Picka picka ^o^

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About