Powered by Blogger.

Tuesday, 2 February 2016

Bersyukur, Alhamdulillah atas kehidupan ini

Alhamdulillahirrabbil alamin, alhamdulillah.. alhamdulillah...
Terkadang, kita begitu kuat menggenggam mimpi, hingga tak boleh ia lari sedikit saja dari kehendak kita.

Berfikir positif katanya akan memberikan kita kekuatan untuk sampai ditujuan, ya memang benar.. setiap kali fikiran positif itu muncul maka kebaikan akan selalu datang. Namun, ada rasa lain yang tampak seperti itu namun bukan. Ia datang dengan sedikit ketakutan, dialah ambisi. ambisi untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik membuat seseorang lupa untuk bersyukur. perasaan yang datang saat memperjuangkan sebuah mimpi adalah ketakutan, iri dengan kemenangan hingga tak bisa melihat kebaikan lagi dalam dirinya. dan sebelum hasil kesuksesan datang, sebenarnya ia telah kalah dan hanya ambisilah yang menang. ia telah kalah dengan dirinya sendiri, dan tak mampu melihat kenikmatan yang dimilikinya.
lupa akan kehidupan indah yang ada disekelilingnya dan hanya menatap satu titik didepan.
tak melihat indahnya pemandangan disisi jalan,
tak bisa merasakan tiupan angin sepoi yang melintas dan menangis diantara rimbunan keindahan.

Pergilah wahai jiwa yang kalut,
sejatinya, mimpi adalah naluri seseorang untuk berjuang dengan dirinya
memiliki visi dalam hidupnya, mencoba mengalahkan dirinya yang lemah
setiap kekalahan, dibalas dengan seribu kemenangan,
sejatinya,
setiap jiwa memiliki mimpi dalam dirinya
namun hanya sebagian yang mendengar
sebagian kecilnya lagi melaksanakan
sebagian kecilnya lagi bertahan dan mendapatkan

Bersyukur takkan membuat seseorang malas, bukanlah syukur namanya jika kita merasa tenang dan nyaman begitu saja
bukanlah syukur namanya jika kita tak mampu melihat potensi dari kenikmatan yang kita miliki
setiap apa yang ada diantara kita adalah sebuah anugerah, maka gunakanlah
bukan syukur pula namanya jika kita hanya mengiba, meminta apalagi mengeluh
syukur akan membuat kita menjadi semakin kuat karena kita bisa melihat hal-hal baik disekitar kita.

satu hal yang sangat menenangkan.. Al-qur'an. mengajarkanku bahwa kehidupan itu sendiri adalah berharga, karena ia hanya sebentar saja dan ada hal lain yang lebih penting. I can feel it leads me to the straight path, straight way
hatiku merasa berbeda saat mendengarnya, membacanya dan memahaminya
walau aku tahu, disaat aku melupakannya aku lupa dengan ketenangan
entah mengapa pula, terkadang ada disaat dimana aku ingin lupa sejenak, atau bisa dibilang berpura-pura lupa, aku malah mencari ketenangan semu yang kutemui
dari alunan musik yang begitu indah,
dari ribuan tawa yang bisa kudapatkan dari layar kaca
dari tidurku yang lelap
dan memang tak tergantikan, telingaku merasa indah namun setelah musiknya habis jiwaku merasa lemah berbeda dengan mendengar ayat suci Al-qur'an yang setelah aku selesai membacanya, jiwaku semakin kuat dan hidupku lebih tenang.
dan alunan indah itu, semakin lama diulang membuat bosan bahkan melemahkan
bodohnya, aku selalu menjauh dari ayat suci karena musik ini, alunan ini, saat dimainkan membuatku terhipnotis dan sangat menyenangkan.

I am a muslim but I confuse.. do you feel the same?
why suddenly I talk about music? haha.. do you know.. I am listening Beethoven 5th Secret cause it's really nice, I listen to it and replied non stop. I know it doesnt help me study and even destroy my time. I feel no productive but it calling me all the time till I dizzy and afraid to stop it.

I believe that many of us struggling to be a muslim and yes, even I was born as a muslim but Islam is always interesting for me. I am learning to be a muslim. I will solve it step by step. I know what should I do and maybe I can write about it later :P

well, finally guys I am thankful for my present, right here, right now
Thanks Allah.. for always guide me, help me, and complete me
Love you so..

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About