Powered by Blogger.

Saturday, 23 May 2015

Selamat Berjuang Teman-Teman Peserta PPAN 2015 SUMUT


Tulisan ini dibuat karena rasa kekecewaan akibat tak mampu mengikuti Pertukaran Pemuda Antar negara (PPAN) 2015. Sakit menjadi kendala utama, padahal angka 86 telah didapat untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan secara gratis oleh Kementrian Pemuda dan  Olahraga tersebut. kegiatan yang dapat diikuti oleh pemuda-pemudi sumatera utara yang ingin menjadi salah satu duta yang mewakili sumatera utara di negara-negara ASEAN seperti australia, Tiongkok, India dan Malaysia

Setiap tahunnya kuota untuk setiap provinsi berbeda-beda. Para pemuda dapat menunjukkan bakat, pengetahuan umum dan juga yang paling penting adalah pengetahuan tentang budaya sendiri untuk diperkenalkan pada pemuda yang ada disana pula. Pertukaran budaya nantinya akan menjadi salah satu cara untuk mengenal satu sama lain dan mengikat persaudaraan antar pemuda yang mengikuti program tersebut.

Tahun ini, para peserta dapat mendaftar melalui online dan mengupload beberapa file yang diperlukan seperti KTP, essay, surat pernyataan dan izin orangtua. Dalam tiga hari, calon peserta akan mendapatkan kode untuk mengambil nomor Identitas (ID). Nomor tersebut akan digunakan saat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Aula Asrama haji pada tanggal 21 hingga 23 Mei 2015.
Dari kulwit yang disebarkan di twitter resminya, @pcmisumut.

Aku sendiri telah mengikuti beberapa kali tes ini. kegagalan tak menyurutkan langkah untuk menggapai mimpi. Ditambah lagi, bertemu dengan orang baru yang memiliki ceritanya masing-masing merupakan sebuah inspirasi yang sangat besar. Pertemanan dan juga kisah inspiratif tersebut mengajarkan banyak hal. Bahwa seorang pemuda haruslah berusaha keras dan bermanfaat untuk orang-orang yang ada disekitar. Haruslah bermanfaat dan terus mengasah diri.

Harapan ada disetiap orang yang berangkat mengikuti kegiatan ini, ada energi positif dimana-mana. Binar-binar mata pemuda yang memiliki mimpi untuk diwujudkan, dan antusiasme mereka saat menghadapi pertanyaan-pertanyaan. Banyaknya peserta yang datang menyebabkan kami harus mengantri menunggu satu persatu. Segala hal yang menyangkut dengan budaya, pengetahuan umum, berita nasional-internasional, kepribadian dan art skill pun ditanyakan kepada masing-masing peserta.
Jumlah peserta yang sangat banyak membuat kami harus menunggu berjam-jam. Tapi, waktu itu sangat berharga karena para peserta dapat mengenal satu sama lain, bercerita dan saling bertukar pikiran. Darisitulah inspirasi banyak berdatangan, tujuan yang sama tak membuat orang-orang berkompetisi mengalahkan satu sama lain. Malah, setiap mereka yang selesai dari wawancara memberikan saran untuk menghadapi beberapa juri.

Selamat berjuang Teman,,

Pada akhirnya, tes ini akan menentukan para pemuda yang layak menjadi duta muda Indonesia. walaupun begitu, quota sangat terbatas. Para peserta yang tak terpilih pun bukan berarti tak bagus, mereka pun yang terbaik dan telah mencoba semampu mereka dengan baik.
Setiap orang pasti punya mimpi, ingin menjadi pengusaha, penulis, penyanyi, dan memiliki kesuksesan. Semua itu harus diperjuangkan, tak ada kata terlambat. Selagi kita bisa melakukannya dan percaya maka kita pasti bisa mendapatkannya suatu saat. Akhirnya, saya mengucapkan selamat berjuang kepada peserta PPAN yang akan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Jangan pernah menyerah dan berjuanglah hingga akhir.

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About