Powered by Blogger.

Monday, 9 June 2014

Ketika Pertarungan Dengan Waktu Dimulai

perjalanan ini
aku seperti berlari, dikejar-kejar
oleh sesuatu yang tak pasti,yang mungkin aku buat sendiri
atau mungkin aku sedang ketakutan
melihat jalan didepan, seperti padang ilalang
keluar menjadi seorang sarjana, dan masuk ke dunia hampa

aku punya cita-cita
tapi tak pernah kukejar dengan sempurna
atau memang, tak ada yang sempurna

aku punya mimpi
tapi tak pernah aku menyapanya
atau memang, hanya khayalan

aku pun tahu tak pernah ada kata terlambat
bahkan Tuhan yang Maha Pengampun
tak pernah mengatakan kata terlambat untuk bertaubat

aku pun tahu, ketika seorang professor yang nun jauh disana mengatakan dari balik bukunya
ketika umurku 20 tahun, jam kehidupanku masih menunjukkan pukul 6 pagi
masih banyak yang bisa kulakukan
dan saat inji, jam kehidupanku masih pukul 6 : 18
di umurku yang 21 tahun

aku sangat berterimakasih
telah diperkenalkan dengan banyak keahlian
bahasa inggrisku lumayan lancar, dan aku menyukainya
aku pun diberikan pelatihan menulis selama empat tahun, yang tak pernah kuduga aku akan mendapatkannya, hingga tulisanku terbit di media cetak. memang, baru lima tulisan. namun, inilah awalku untuk terus bersemangat menulis lagi.

aku sangat bersyukur,
memiliki kehidupan ini, yang tak satupun manusia mengalaminya kecuali aku
spesial
sangat spesial
hingga aku dapat ketitik seperti sekarang ini, dengan orangtua yang masih kokoh
menyayangiku, dan mengajarkan banyak padaku
tentang kehidupan, keberanian, bahkan ketika aku tak tahu harus apa, ketika fikiranku begitu rumit, ketika aku tak tahu apa yang harus kulakukan.. untuk ibuku yang hebat, dan seorang ayah yang tulus dan jujur.

aku pun bingung,.. mengapa aku seperti berlari
aku bagaikan dikejar kejar..
mungkin karena aku akan tamat, dan harus menentukan kehidupanku yang sebenarnya

karena aku seperti dikejar kejar,
aku menjadi bosan, lelah dan jenuh
padahal tak ada satupun yang mengejarku
tak ada apapun yang memaksaku
hanya jam yang terus berdetak

semakin aku tahu bahwa waktu semakin berharga
semakin aku tak ingin melewatkannya dengan sia-sia
kufikir, belajar dan bekerja akan membantuku banyak
namun sepertinya, aku merasa terbebani dan dikejar-kejar
aku merasa lelah, jenuh dan frustasi.

untuk itulah aku menulis semua ini, untuk melihat jauh kedalam diriku
apa yang salah..

setelah kujabarkan semuanya.. aku pun baru bisa melihat sinar hijau itu
padang rumput yang indah
bukan lagi ilalang
aku tak lagi dikejar-kejar
aku sedang duduk disebuah taman, padang rumput yang berbukit dan dipenuhi bunga
bersender disebuah pohon
aku bisa berlari sesukaku tanpa dikejar-kejar
aku bisa berlari mengejar kupu-kupu, dan berhenti sesukaku
aku bisa berlari mengambil air, mengikuti arus,
atau bahkan memanjat untuk mengambil buah yang sudah masak

dan mungkin, kau pun tahu
ini hanyalah hal sepele yang tak perlu dihiraukan
tapi waktuku hari ini, bukanlah hal yang sepele
aku ingin mengisinya dengan keindahan
aku ingin mengukir waktu dengan prestasi
mengukir waktu dengan kebahagiaan

dan bersandar tenang dibawah pohon ..


No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About