Powered by Blogger.

Friday, 25 April 2014

Selangkah Aku


Bismillahirrahmanirrahim,
Seketika itu juga aku melangkahkan kakiku, untuk menggapai sebuah asa, harapan, bahwa aku bisa melakukannya. Dan menjadi diriku sendiri. yang terbaik.
Hanya itu yang aku pinta dari diriku, itupun aku takkan mampu melakukannya tanpa bantuan dari yang maha kuasa. Ya Allah, inilah aku dengan segala yang aku miliki. Kuharap ini semua cukup untuk mengantarkanku mencapai melangkah ke tempat yang akan membuatku menjadi orang yang lebih baik lagi. mengisi hariku dengan lebih baik lagi, dan memancarkan energi positif setiap saat.

telah menjalani tes PPAN selama dua kali, membuatku tersadar untuk menjadi orang lebih baik lagi. karena banyak juga orang-orang terbaik di negeri ini. namun itu pun tak cukup buatku, yang paling penting adalah, aku bisa unggul dengan kemampuanku sendiri. menjadi yang terbaik dari diriku sendiri.

selebihnya, proses ini akan aku jalani. kusyukuri semuanya. ketika jantung ini berdetak lebih kencang, semangat yang membuatku lebih hidup, lebih ingin menjadikan diriku sendiri sesuatu yang bisa dibanggakan.
dan akupun tahu, kehidupan ini cukup singkat. hanyalah sebuah tipuan saja. tak mengapa, aku tahu, sangpencipta pun telah memberitahukannya padaku, melalui ilmu yang telah diturunkan untuk seluruh umat. karena itu, aku jalani saja. semoga pun, semua ini mengantarkanku menjadi pribadi yang berkualitas.

selangkah aku, diusiaku yang ke 21. aku telah melihat sebagian dari dunia ini, dengan waktu yang tepat, orang-orang yang hebat. saat aku menginjakkan kaki di sabang, padang, gili terawangan, mataram, bali, jogja, jakarta, surabaya, bahkan sedikit tanah batam. yang paling indah dari semuanya adalah semuanya, dan saat ini, dan esok hari.

dari semua perjalanan, aku menyadari, berkumpul dengan keluarga dan menikmati tempat-tempat baru sangat menyenangkan, dengan sahabatku juga sangat menyenangkan. juga, belajar tentang ketulusan, senyuman, dan keikhlasan. dari orang-orang paling hebat. setiap kali aku mengingat perjalanan itu, setiap kali pula aku menyadari, bahwa orang-orang yang kami temui bukanlah orang sembarangan. mereka inspirasi.

dan semua tempat yang kami kunjungi adalah sekolah yang mengajarkan kami untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. aku pun tahu, aku belum bisa menguasai sepenuhnya tentang semua itu. dan aku membutuhkan waktu untuk mempelajarinya.

karena kehidupan ini singkat. dan setelah kehidupan ini pun adalah keabadian. tak ada yang perlu disombongkan, tak ada yang perlu ditertawakan, tak ada yang perlu diperselisihkan. terlalu singkat dihabiskan untuk perasaan negatif, karena pun tak cukup waktu untuk menerima semua yang positif.

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About