Powered by Blogger.

Thursday, 2 January 2014

Public Diary

tak tahu ingin berbicara dengan siapa.. raasanya aku sedang dikepung dan terjebak dibalik tembok. kuharap akan ada helikopter yang datang dan mengulurkan tali, atau seseorang yang mendobrak tembok, atau apapun yang mengusir sesuatu yang mengejarku.

aku tak ingin lari dari kenyataan, apalagi tanggungjawab. sebagai seorang muslim, tidaklah benar berbuat demikian. apalagi aku yang baru belajar, dan belajar untuk menjadi seorang yang taat dan mengerti tentang agama yang indah ini.

aku hanya ingin menghentikan  semua hal yang tak ingin kulakukan. seperti tak menyangka bahwa hal ini akan terjadi. arghh.. bagaimana bisa semuanya seperti bom yang meledak?

mungkin, aku telah banyak menunda banyak hal, video streaming yang tak kunjung aku edit dan aku biarkan lama mengendap dalam folder, juga ketidakmampuanku dalam berkomunikasi pada seseorang hingga tertunda berlarut-larut, dan juga caraku berkomunikasi dengan orang lain untuk mendapatkan win win solution agaknya harus dipelajari lagi. aku terlalu cepat dalam mengambil keputusan yang mungkin kurasa orang lain akan senang dan aku akan tenang. namun tak berani untuk mengambil sebuah langkah yang cerdas yang mungkin orang lain akan berfikir ulang dan aku dengan ideku. ah.. entahlah kehidupan ini memberikan begitu banyak pelajaran untukku.

aku tak ingin terlalu banyak belajar dari kesalahan. aku tak ingin melakukan kesalahan berulang-ulang hanya untuk belajar darinya. aku hanya butuh berfikir dan melakukan apa yang dikatakan oleh hati nuraniku. tapi sekali lagi, aku selalu membutuhkan waktu yang lama untuk melakukannya. dan jika saat itu tiba.. fikiranku menjadi kosong.

dan .. bagaimana bisa??

manusia diciptakan dengan akal. dan aku meyakini bahwa kecerdasan yang ada didalam akal manusia sangat banyak. dan bisa pula dikategorikan dalam tiga kecerdasan. kecerdasan intelektual.. yang berhubungan dengan hapalan, otak kiri, kecerdasan emotional, yang berhubungan dengan sosial dengan orang lain, refleks, emosi, management hati, otak kanan, empati, tindakan, dan hal lain. juga yang paling penting adalah kecerdasan spiritual yang menggabungkan keduanya, yang menyatukan hati dan akal.

aku tak tahu aku dominan yang mana. tapi.. kurasa ketiganya dimiliki oleh semua orang. hanya saja, pengalaman yang mengubahnya. alam bawah sadar yang menentukannya. aku tak terlalu tahu tentang alam bawah sadar ini. hanya saja, itu semua lebih menentukan tindakan kita pada hari ini. apakah takut, berani, percaya diri, ataukah pemalu. semuanya yang kita lakukan ini adalah akibat dari apa yang kita lakukan dahulu.

karena itu, belajar dari kesalahan penting. untuk tak mengulangi pengalaman yang buruk dan buruk bagi masa depan. dalam islam disebut dengan taubat. taubat akan apa yang dilakukan dan insaf untuk tak melakukannya lagi.

ada hal yang mungkin, bukan dikatakan taubat atau insaf. hal yang biasa, namun nyatanya butuh keinsafan dari diri seseorang. yakni karakter diri. ketika kita melakukan sesuatu, misalnya saja membeli buku kopian.. mungkin lama kelamaan akan terbiasa dan kita memiliki karakter yang ya.. dikatakan. murahan.. tidak baik atau apapun itu. yang merugikan orang lain mungkin.

tapi. karakter itu bisa dibiasakan. dengan banyak berlatih, banyak membaca. karena manusia memiliki indera untuk mengubah dirinya, kemampuan untuk belajar dari apapun, dimanapun dan kapanpun.

ah.. mengapa jadi seperti ceramah begini.. padahal awalnya aku hanya ingin mengungkapkan apa yang ingin aku katakan. mungkin sudah semua..

seringkali seperti itu. mengatakan apa yang aku katakan dan mengevaluasi diri sendiri. .aku senang melakukannya. hanya saja.. terkadang aku tak menemukan jalan keluar dan solusi untuk masalahku. aku hanya menjabarkannya dan menentramkan hatiku tanpa memiliki sebuah rencana yang matang untuk kulakukan.

hey.. mengaba tidak bisa.. tentu saja aku bisa melakukannya. ya.. mungkin tak disini

dan lagi.. ada satu hal yang kuambil dari semua ini. bahwa menentukan prioritas itu penting. dan memanage waktu akan memberikan segalanya. berapapun aktivitas dan kegiatan yang ingin kau lakukan, asal disiplin dan mampu memanage waktu dengan baik. apapun akan kau dapatkan.

aku seringkali sepele dengan prioritas, dan karena itulah aku mendapatkan bom waktu yang kini tengah meledak didepanku hingga aku kelabakan. kuharap tak ada lagi bom waktu lain yang kubuat. karena aku telah belajar darinya. untuk menentukan prioritas dan fokus pada satu tindakan. juga untuk mengatur waktuku agar aku mendapatkan semuanya.

dan ini semua.. hanya untuk satu hal. mengubah kepribadianku dan menjadikanku seorang yang berkarakter, hingga nanti aku dapat hidup tegas, dan memiliki keputusanku sendiri, yang nantinya tak akan aku sesali, karena pilihan bukan untuk disesali. dan kehidupan bukan untuk ditakuti.

dari seorang muslimah yang masih belajar untuk mendidik kepribadiannya
untuk semua orang yang ingin mengubah hidupnya menjadi lebih baik
keep positive!

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About