Powered by Blogger.

Thursday, 30 January 2014

Pengertian

Dari Ibu, aku belajar bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik, dengan penuh perhatian dan tindakan untuk menghargai siapapun.

dari ayah, aku belajar untuk menjadi seorang muslim yang baik, untuk berani dengan diriku sendiri, percaya diri dan tak takut pada hidup ini.

dan dari semua orang, yang telah menjadi bagian dari hidupku, menjadi motivasiku, tempatku belajar, tempatku merasa takut untuk menjadi diri sendiri lalu mulai berani untuk melangkah, dan untuk diriku sendiri yang tak henti berfikir, belajar dan tak luput dari kesalahan.

yang kusuka dari kehidupan ini adalah, selalu ada irama dalam hidupku. dimana saat aku terjatuh, aku bangkit dan mendapatkan banyak kemudahan. dan disaat aku percaya pada sang pencipta, ia benar-benar memberikanku jalan, mengabulkan semua doa, dan memberikan banyak keajaiban, subhanallah..

aku tahu, terkadang, disaat kita merasa terjepit, merasa tertekan, merasa berada di jalan yang buntu, seringkali kita panik dan melakukan sesuatu diluar keinginan, ekspresi yang tak bisa dihentikan, dan tindakan yang diluar kendali. ya, takut ketika kereta hilang, ingin cepat dijalan raya, dan lainnya.

aku tahu, jika kehidupan ini diputar kembali.. banyak sekali kejadian dan tindakan yang sebenarnya tak perlu dilakukan, tak perlu terlalu panik, biasa saja.. dan banyak pula tindakan yang terlewat dengan tindakan bodoh.


tapi, disetiap shalat.. aku senang ada do'a yang membuatku jauh dari kesalahan, disetiap awal ketika shalat yang membuatku mencoba untuk benar-benar serius dalam shalat, fokus dan khusyu'.

ya Allah, jauhkanlah aku dengan kesalahanku seperti timur dan barat, bersihkanlah aku seperti membersihkan kain yang putih, dan hapuskanlah dosaku dengan air, salju dan air dingin.

dan doa itu, membuatku takjub dengan segala kesalahanku, aku merasa dilindungi dari kesalahanku. terimakasih ya Allah.

dan hari ini,.. aku akan mencoba untuk tak menginci waktuku, untuk membuka luang yang besar saat aku ingin melakukan sesuatu. karena menginci waktu adalah pekerjaan yang sangat tak baik. membuat terburu-buru, membuat menunggu dan kebiasaan yang tidak baik. aku ingin menjadi orang yang tak leler. caranya mudah, dengan melakukan hal-hal yang kuingat. saat aku teringat sesuatu, aku harus segera melakukannya, atau aku tak akan ingat sama sekali.

tapi pun, kehidupan ini perlu seni, seni dalam melihat kondisi. saat dimana kita mengerti, apa yang harus dilakukan. karena teori tak selalu sama dengan kenyataan. banyak masalah yang membuat kita harus membuat teori baru untuk menyelesaikannya. untuk masalah ini penyelesaiannya begini, dan untuk masalah lain penyelesaiannya berbeda pula.

seperti bermain sepeda dan ada banyak batu dikiri kanan seperti rute balapan. aku harus mampu membawa sepedaku kekiri, kekanan, terus, pelan, berbelok dan lain sebagainnya agar aku tak tersandung batu. begitu pula kehidupan yang harus selalu bergerak untuk menghadapinya, dengan tak takut dengan hal yang belum terjadi dan juga mengerti sesama untuk hidup yang lebih baik. karena sebaik baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat.

kuharap, aku bisa menjadi mahasiswa berprestasi

aku harap bisa mengumpulkan skripsiku, dan akulah orang pertama yang menyelesaikannya. pada bulan april.

aku harap aku mampu membuat skripsi yang sangat baik dan berkualitas.

ya.. harapan itu akan selalu ada jika aku mau meyakininya

dan impian akan selalu terjadi bagi orang-orang yang melaksanakannya, yang mewujudkannya, dan percaya akan pilihannya.

keep positive.

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About