Powered by Blogger.

Monday, 4 November 2013

Kecepatan Pemimpi

Alhamdulillah, hari ini bangun pukul 5 pagi.
selamat 1 Muharram :D

setelah menulis tentang tahun hijriah. aku baru menyadari bahwa tahun ini ditetapkan pada masa Umar Bin Khattab. r.a dimana saat itu kegiatan surat menyurat dbubuhi tanggal yang berbeda-beda versi sehingga ia bingung untuk menyelesaikan urusan pemerintahan, yang mana dulu. well, akhirnya diputuskanlah tahun hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari Mekah ke Madinah sebagai tahun Kalender Islam.

namun, yang lebih mengejutkan lagi, diputuskannya 1 Muharram sebagai awal tahun hijriah bukan hanya karena niat nabi telah bulat untuk berhijrah pada waktu itu, namun juga karena tata surya berada ada satu garis lurus dan matahari berada tepat dibawah ka'bah, wallahu alam.

entah bagian mana yang benar, namun hijranya nabi juga bukanlah hal yang mudah. dengan ancaman dari petingi quraisy yang ingin membunuhnya apabila ia kembali ke madinah, sampai dengan tantangan gurun pasir yang sangat panas. tentu, Nabi Muhammad adalah rahmat bagi seluruh alam. jika difilmkan, pastilah sangat-sangat keren bin keren.

kali ini, bukan hanya ingin berbicara tentang 1 muharram, namun juga tentang kecepatan seorang pemimpi. aku merasa berada dikecepatan yang sangat cepat saat ini. hanya dengan satu langkah kecil. sholat tepat waktu. dari sini, rasanya aku dapat melakukan sesuatu dengan baik, apapun itu. nah, sebelumnya aku sangat sulit untuk bangun pagi. namun entah mengapa, ketika semalam aku putuskan untuk sholat tepat waktu, dari dzuhur hingga isya, maka secara otomatis subuh pun menjadi otomatis.

ini adalah sebuah teori yang kurang kuat, karena sampelnya hanya ada pada diriku. aku tak tahu faktor lain yang membuatku bisa terbangun begitu saja. intention atau niat juga pasti berpengaruh banyak pada kemajuan saat ini.

sebenarnya, jika ditanya niat, niatku untuk bangun lebih awal dari saat ini, jam 4 pagi. namun mungkin, karena tak banyak yang ingin kulakukan, membuatku terlelap lagi dan akhirnya keterusan hingga sang fajar terbit.

juga, kecepatan seorang pemimpi ditentukan oleh seberapa besar ia ingin berubah. seberapa cepat ia ingin mengubah dirinya. besok, lusa atau mungkin sekarang. semua itu tergantung pada kecepatan pemimpi. pada sebuah niat yang tulus dan menginginkan segalanya terwujud. dengan begitu, kecepatannya akan semakin bertambah, bahkan disaat itu juga.

belajar dari hijrahnya rasulullah, melakukan perpindahan berarti keluar dari zona nyaman. begitu pula dengan zona nyaman yang sedang aku rasakan saat ini. zona dimana aku tak ingin berlelah dan hanya melakukan apa yang kumau, tanpa tahu apa targetnya, apa rencananya dan mau kemana arahnya.

jika pergi kesebuah negara yang indah, namun hanya berputar-putar di satu kota saja. apajadinya? karena itu, kita harus memiliki sebuah peta. agar dapat melihat betapa indahnya negara itu. membuatuhkan lokasi dan tempat yang ingin dikunjungi, setelah itu mau kemana dan berapa lama disana. seperti itu juga kehidupan, siapapun harus memiliki peta agar dapat melihat indahnya kehidupan ini.

menurutku, petaku sangat sederhana. hidup dengan bakatku, dan keliling dunia. ya, hidup dengan bakat berarti sebuah kebahagiaan bukan? namun, diatas semua itu aku tahu, skrenario Allah lebih hebat dari perencanaanku. karena itu, selalulah berikhtiar dan pasrah kepada Allah, ingat ya, pasrah kepada Allah, bukan pada keadaan.

pagi ini, memang benar-benar memberikan semangat baru. semoga, esok dan esok pun begini
insyaallah
well,
keep positive everyone!

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About