Powered by Blogger.

Thursday, 7 November 2013

Antara marah dan malas

ketika saya sedang PPL disebuah sekolah, dan diminta menggantikan kelas lain disekolah tersebut. awalnya, saya merasa sangat sangat malas. namun, karena berfikir, tak apalah.. karena teman. jadilah perjalanan tersebut menjadi sebuah perjalanan yang melelahkan.

dikelas pertama, tampaknya sangat menyenangkan. namun untuk dikelas kedua.. wah.. mejengkelkan. saya harus menjerit-jerit meminta mereka duduk. bahkan ketika saya marah baik-baik, masih juga ada anak yang bercerita didepan. ya, salahnya saya jadi memarahi semua anak. padahal yang tak mengerti, tak sampai setengahnya.

sebenarnya, menjerit itu adalah hal yang paling tidak menyenangkan. mengapa harus meluapkan marah seperti itu. padahal, disana saya hanya menggantikan teman saya untuk mengajar. hey, i just want to teach. then, why you make me mad?

untuk memberikan sebuah ilmu, mana bisa dipaksa. saya yakin tentang teori itu. harus ada perasaan membutuhkan satu sama lain. namun, dalam satu kelas itu pasti ada saja yang bermasalah. dan itulah yang membuat jengkel dan pelajaran jadi tak karuan. hukuman, ya.. hampir disetiap kelas saya harus membuat peraturan dan melakukan hukuman karena masih ada anak yang tak mengerti. bukankah, ketika membuat sebuah peraturan harus diaplikasikan?

ya.. anggap saja itu kesalahan. well.. no more punishment. no more shout.

pastinya, saya tak bisa memaksa mereka untuk mengerti apa yang saya katakan. saya pun harus memberikan sebuah pemahaman bertahap pada mereka. level satu, level dua dan level tiga. karena itu, setiap mengajar harus ada persiapan, agar mereka bisa mengerti setiap pelajaran yang saya berikan.

dan lagi, mengajar itu membuat lelah saja. i won't to do that.. even.. i won't teach kind of person like that. menjadi motivator mungkin akan lebih baik. but i don't know can i do that? should i try that? how I can do that? i don't know how to deliver it. should i make a ilustrator to create it? well.. then, let's learn. maybe it's gonna be work. why not doing something different to be different.

ya, ketika saya melihat seorang guru yang membentak muridnya, saya jadi merasa tak enak untuk belajar. tak suka dengan guru itu. well.. why should I do that? mengapa saya melakukannya sekarang? mungkin saya harus belajar untuk menguasai perasaan saya. ketika marah, harus ada cara lain untuk menenangkan kelas. sebelumnya memang saya melakukan kesalahan. but you know what. it's twice "P
let's stop it and learn from that.. how to take their attention, make them happy and finally deliver the knowledge without making them afraid of me, but to make them happy to see me, then they can receive what I teach to them.

really sorry for that two class, I mad coz of you. well, i won't do that to any class anymore, to any moment anymore.

ya.. ketika memikirkannya saja, aku sudah membencinya.. well.. forget it and make something new. learn a picture to make them understand. and collect it.

well.. keep positive everyone :D

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About