Powered by Blogger.

Thursday, 31 October 2013

pagi

dan.. ketika aku melihat pagi tepat dimataku. pukul 4 pagi. aku pergi meninggalkannya bersama mimpi.
betapa bodohnya ketika satu wish telah diutarakan namun ternyata aku tak menepati janjiku. aku benci melakukannya bahkan terhadap diriku sendiri. bagaimana bisa?

aku teringat,
ketika ada satu harapan maka harus ada pengorbanan. dan aku harus mengorbankan kemalasanku untuk suatu alasan yang sangat masuk akal. untuk mendapatkan subuh. untuk mendapatkan pagi yang selalu memberikanku semangat. ketika sendirian, rasanya kita hanya ada disatu dunia. dunia kita sendiri. bisa melakukan apapun tanpa mendengar ocehan dari siapapun.

betapapun aku jadinya, aku ingin bisa menikmati setiap hembusan subuh, fajr,
karena dengan begitu, aku bisa menikmati hariku yang lebih menyenangkan. aku bisa belajar lebih konsentrasi saat pagi, menulis dengan lebih baik saat itu, namun untuk pergi kesana, seperti ke gunung himalaya. kau harus berjalan jauh, membawa bekal dan siap mental.

mengapa sesulit ini?
sebenarnya aku bisa bangun, namun entah mengapa ada sistem otomatis yang menyuruh untuk tertidur kembali. apa karena aku malas sholat? aku tahu ini seperti sebuah kesalahan besar bila aku telah bangun dan ternyata hanya untuk tidur lagi. sama saja dengan membuat kebiasaan buruk. aku sepertii sedang berjudi, dan resikonya jika kalah aku kehilangan segala yang aku inginkan.

sebenarnya masalahnya ada di alam bawah sadarku. entah disadari atau tidak. setiap terbangun aku akan memilih untuk tidur lagi. seperti zona nyaman bagiku. karena aku bisa kembali bermalas-malasan. dan kurasa itu menyenangkan. seperti bersembunyi saat bermain petak umpet. ketika orang mencarimu dan kau bersembunyi ditempat yang kau rasa aman.

mungkin, ini adalah sebuah teori yang entah didefinisikan oleh professor dari mana. tapi ini murni adalah pemikiran yang datang dari sebuah kenyataan hidup.

jika cerita kehidupan ini, sebagian dapat ditulis untuk mewujudkannya. aku hanya menuliskan enam kata. setiap hari bangun jam 4 pagi. bukankah begitu mudah menuliskannya? hhaha.. well I think it's becoming crazy.

hari ini, for the sake of my wish. aku membeli sebuah sandwich roti. yang bisa saja aku makan sekarang karena aku sangat menyukainya. tapi itu tadi. hanya untuk mendapatkan pagi dikemudian hari. dan agar tak terjatuh dilubang yang sama. aku menggunakan teknik berbeda. aku yakin ini akan berhasil. dengan segelas air, dan sepotong roti. juga tidur jam 10 malam. aku pasti terbangun dan bangkit untuk makan. kuharap setelah itu aku tak tertidur kembali.. wkwk...

well...
why this is looks so complicated? i think it's just my mind. coz your lazyness is the true enemy!

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About