Powered by Blogger.

Monday, 19 August 2013

PJTL Padang, Sawahlunto

sedikit kangen dengan petualangan.. lebih baik aku menceritakan petualangan yang belum aku tulis di blog ...

PJTL pertama kali, pergi ke padang pertama kali, berada di sawahlunto pertama kali, dan untuk pertama kalinya aku pergi jauh tanpa didampingi oleh keluargaku,walau begitu dari medan aku pergi dengan keluarga teropongku ... dengan kak zahra, sesuai namanya, ia cantik, hatinya juga .. sepanjang jalan kami ngobrol dan makan. untungnya kakak itu asik, jadi seharian di bus (yang juga pertama kali di bus 23 JAM) gag boring dan capek.



  srpppp.... teh anget di kelokan sembilan



jujur, dalam fikiranku PJTL akan biasa saja, seminar biasa saja.. bedanya itu seminggu ... dan ternyata it's very excited. dari perjalanan hingga trip keliling sawahlunto, bertemu dengan orang-orang yang punya karakter macem-macem, dari yang lucu, gag jelas, ancur, sampai yang pinter semua ada kaya gado-gado.

jurnalisme Siber, karena aku berada di bagian online, aku sangat tertarik mempelajari lebih banyak lagi mengenai online... walau ternyata itu khusus pada bagian berita online, bukan teknik pembuatan ataupun tambahan lain pada tampilan online. tapi setidaknya, aku bertemu dengan mahasiswa yang keluar sejenak dari kelasnya untuk menikmati pelajaran lain, yang beda dari mahasiswa lain, yang berani keluar dari goa untuk melihat sisi lain dari sekedar belajar materi. jurnalistik yang menurutku ini keren... walau banyak juga yang bilang jurnalis itu gag bagus... lagi-lagi itu oknum. jangankan disebuah komunitas, dikehidupan ini pun kebaikan dan kejahatan hidup berdampingan. dan manusia lah yang menentukan untuk menjadi apa, dan melakukan apa. jadi, kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa... ada yang baik tapi juga pasti ada yang tidak baik.

then, disana kami tiba di kampus universitas IAIN Imam Bonjol Padang, berhubung yang mengadakan saat itu adalah Lembaga Persma Suara Kampus. sekret mereka berada disebuah gedung yang tersendiri. berada di lantai dua, disana sekret UKM berkumpul. wah.. berbeda dengan kampus kami yang sekretnya berjauhan dan ada dimana-mana ...

dibalik jendela lantai dua itu, ada kolam kecil dan ikan yang berenang didalamnya .. saat melihat keluar, pintu kecil yang merupakan tempat masuk mahasiswa yang datang dari jalan setapak itu hilir mudik.

saat aku melihat keluar, kulihat seorang mahasiswa masuk melalui pintu itu dengan tongkat... semangatnya untuk kuliah benar-benar mengejutkanku... aku saja yang bisa berlari terkadang berat untuk melangkahkan kaki ke kampus. aku jadi malu sendiri. lihat diriku ...

hatiku benar-benar tersentuh melihatnya dengan tongkat dikedua tangannya.. mataku tak lepas menatapnya hingga ia menghilang... ia memperlihatkan pada dunia, tak ada yang mampu mengalahkan tekadnya,...


aku ingat ketika aku pulang kampung dan bertandang di salah satu rumah saudaraku, yang kusebut "uwak". ia tinggal dengan istrinya berdua saja, disebelah rumahnya ruko hijau masih tertutup rapat, kami masuk ke rumahnya, halaman dan pohon besar menyambut kami. didalam rumahnya berbagai foto dipajang, foto wajah dipajang sendiri-sendiri, disudut ruangannya ditempelnya foto-foto kenangan zaman dulu yang berhadapan didinding kiri dan kanannya. "aku suka ngumpulin foto-foto gini" ujarnya

dan ketika ia mengetahui aku bergabung dengan persma, ia sangat bersemangat menceritakan dirinya yang sangat suka menulis. diambilnya dua buah buku agenda, dan ditunjukkannya padaku... setiap hari ia menulis dari tanggal 1, 2 ,3 .... bulan-bulan dan tahun.

"satu buku ini untuk satu tahun" ujarnya lagi

kejadian-kejadian lucu, hingga kejadian biasa ditulisnya, pokoknya yang penting menulis ...

tulisannya singkat, aku lupa apa nama jenis tulisannya.. pastinya garis naik turun saja dibaca dengan satu kata ..

dan lagi ia mengatakan padaku

"semua orang adalah guru, dan semua tempat adalah sekolah, ha.. kau ingat itu" ujarnya lagi, ia sampai mengatakan dua kali padaku untuk memastikan aku mendengarnya.

dan disetiap perjalanan aku belajar, betapa banyak orang yang mengarungi samudra kehidupan ini dengan cara mereka sendiri... ada yang untung dan ada yang rugi, untung karena mereka mampu mengalahkan diri mereka untuk mencapai kesuksesan dan rugi karena mereka hanya bersantai dan tidak melakukan hal besar dalam hidupnya, yang takut pada apapun yang ada dihadapannya.

then,  kembali saat PJTL, kami pergi dengan sebuah bus hijau dan berangkat lagi..

"lagi-lagi naik bus fikirku" tapi, untungnya aku masih bisa bertahan.

"udah dek.. makan aja kalo capek" kak zahra menyemangatiku

saat memasuki sawahlunto, malam hari, kami masih tak bisa melihat dengan jelas kota kecil itu. hanya ada lampu yang melingkar dibadan tiang besar yang menjulang tinggi, menarik perhatian kami karena cuma lampu itu yang terang dan berwarna-warni.

setibanya kami berada di mes. mes perempuan dan laki-laki dipisahkan, diantaranya ada ruang makan, didepannya lapangan bola, di depannya lagi aula yang cukup besar lah untuk kami yang hanya 50 orang, dan sebuah tk disampingnya.

selama kurang lebih satu minggu kami mendapatkan pelatihan, then this is the pic



sebelum pergi trip keliling sawahlunto kami foto2 dluu
disni foto bareng pas di makam pahlawan :D 
dan foto-foto lain yang belum sempat di publish...
foto ini diambil dari berbagai memori kamera yang kemarin di bagi2in.... lupa juga nulis fotograpernya... so izin ya... yang merasa motret nih poto :p

No comments:

Post a Comment

Blogroll

 

Google+ Followers

Blogger news

About